Mar
06
2009

Kematian Bisa Diundur
Written by. pancadewa

Kematian memang di tangan Allah.  Maka ada satu hal yang bisa membuat kematian menjadi sesuatu yang bisa  ditunda, yaitu kemauan bersedekah, kemauan berbagi dan  peduli.

SUATU  hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyallah Ibrahim, dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?”, “Yang  anak muda tadi maksudnya?” tanya Ibrahim.
“Itu sahabat sekaligus  muridku.”
“Ada apa dia datang  menemuimu?”
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan  pernikahannya besok pagi.”
“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur  anak itu tidak akan sampai besok pagi.”

Habis berkata seperti  itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabiyallah Ibrahim.  Hampir saja Na­biyallah Ibrahim tergerak untuk rriemberitahu  anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan  mem­beritahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi  langkahnya terhenti. Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap  menjadi rahasia Allah.
Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata  melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa  melangsungkan pernikahannya.

Hari berganti hari, minggu berganti  minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabiyallah  Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya.
Hingga usia  anak muda ini 70 tahun, Nabiyallah Ibrahim bertanya kepada Malaikat  Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa  anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat  Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda  tersebut, tapi Allah menahannya.

“Apa gerangan yang membuat Allah  menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut,  dulu?”

“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak  muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang  membuatAllah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut,  hingga engkau masih melihatnya hidup.”

Dan Dialah yang menidurkan kamu di  malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari,  kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur  yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia  memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu  kerjakan.

(An-Nisaa:  78)

Related Post:
Written by pancadewa in: Ilmu Islam | Tags: , ,

No Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Powered by WordPress | Design by TheBuckmaker.com | Presented by Pancadewa Soft Studio